Paving Block untuk Pabrik Es Batu: Air Garam, Ganco, Balok yang Dijatuhkan, dan Air Lelehan

Pabrik es balok adalah salah satu tempat yang halamannya tidak pernah kering. Dari subuh sampai siang, balok es keluar dari ruang produksi, diseret ke bak truk atau ke motor pengecer, dan setiap balok meninggalkan jejak air di sepanjang jalurnya. Kami beberapa kali diminta memperbaiki atau mengganti halaman pabrik dan depot es di sekitar Malang, dan kerusakan yang kami temui hampir tidak ada hubungannya dengan suhu dingin. Yang merusak justru hal-hal yang jarang dipikirkan: air garam dari bak pembeku, ujung ganco yang menggores, balok yang dijatuhkan, dan air lelehan yang tidak berhenti mengalir. Tulisan ini membahas paving block untuk pabrik es batu dan depot es dari pengamatan di lapangan.

Kami menulis untuk pemilik pabrik es balok skala kecil dan menengah, agen atau depot es yang menyimpan dan memecah es, serta pabrik es kristal yang mengemas es dalam plastik. Ketiganya punya masalah yang mirip, dengan kadar yang berbeda.

Dingin Bukan Masalahnya

Pertanyaan pertama yang sering muncul adalah apakah es yang dingin membuat paving retak. Di daerah beriklim dingin, beton memang bisa rusak karena air di dalam pori membeku dan mengembang berulang kali. Di pabrik es kita, keadaan itu hampir tidak pernah terjadi. Balok es memang dingin, tetapi ia hanya menyentuh keping beberapa detik saat diseret, dan permukaan paving di halaman terbuka segera hangat lagi oleh udara dan matahari.

Air di dalam pori keping tidak sempat membeku. Jadi kalau ada pemilik pabrik yang khawatir soal ini, kami biasanya menjawab bahwa dinginnya bisa diabaikan. Yang perlu dipikirkan adalah empat hal lain yang akan kami bahas satu per satu.

Air Garam dari Bak Pembeku

Pabrik es balok cara lama membuat es dengan merendam cetakan logam berisi air bersih ke dalam bak besar berisi air garam yang didinginkan mesin. Air garam ini tidak membeku pada suhu ketika air biasa sudah menjadi es, sehingga ia bisa mendinginkan cetakan dengan cepat. Saat cetakan diangkat dengan katrol, air garam menetes dari luar cetakan. Saat bak dikuras atau bocor, air garam keluar dalam jumlah banyak.

Air garam inilah musuh utama beton di pabrik es. Garam yang terbawa air masuk ke pori permukaan keping. Ketika air menguap, garam mengkristal di dalam pori dan mendesak dinding pori dari dalam. Proses ini berulang setiap hari. Hasilnya, permukaan keping di sekitar ruang bak pembeku mengelupas tipis-tipis, berpasir, dan berbintik. Kami pernah melihat paving di depan pintu ruang bak yang permukaannya sudah turun beberapa milimeter dibanding keping di halaman parkir, padahal umurnya sama.

Yang kami sarankan:

  • Ruang bak pembeku dan jalur cetakan yang meneteskan air garam sebaiknya berlantai cor dengan lapisan pelindung, bukan paving. Lantai cor tidak punya nat tempat garam menumpuk dan lebih mudah dibilas.
  • Batasi lantai cor itu dengan kanstin atau ambang kecil, supaya air garam tidak mengalir keluar ke halaman paving.
  • Kalau ada air garam yang terlanjur keluar ke halaman, bilas dengan air tawar yang banyak. Garam yang dibiarkan mengering di permukaan adalah yang paling merusak.
  • Pembuangan air garam saat bak dikuras harus lewat pipa tertutup ke saluran, tidak dialirkan di permukaan.

Pengalaman serupa soal garam kami tulis di paving block di daerah pesisir. Bedanya, di pabrik es konsentrasi garamnya lebih tinggi dan sumbernya hanya di satu sisi bangunan, jadi lebih mudah diisolasi.

Pabrik es kristal yang memakai mesin pembuat es tabung umumnya tidak memakai bak air garam terbuka. Untuk pabrik seperti ini, masalah garam hampir tidak ada, dan yang tersisa adalah air lelehan dan beban kendaraan.

Ganco, Balok yang Diseret, dan Balok yang Dijatuhkan

Balok es dipindahkan dengan ganco, besi berujung kait yang ditancapkan ke balok lalu ditarik. Satu balok beratnya puluhan kilogram. Pekerja menyeretnya dari pintu ruang produksi ke truk atau ke motor pengecer, sering kali di jalur yang sama setiap hari.

Balok yang diseret tidak banyak merusak paving karena permukaan es licin dan cepat meleleh di bagian bawah. Yang merusak adalah dua hal yang menyertainya. Pertama, ujung ganco yang meleset dan menghantam keping. Kalau pekerja menarik terlalu keras dan kaitnya terlepas, ujungnya mengenai paving. Bekasnya berupa goresan dan lubang kecil di permukaan keping, bertumpuk di jalur yang sama. Kedua, balok yang dijatuhkan dari bak truk atau dari ketinggian lutut. Tepi balok es yang keras menghantam tepi keping, dan tepi keping itulah yang gompal.

Beberapa hal yang kami lihat membantu:

  • Di jalur seret utama, pakai keping 8 cm. Keping tebal bukan karena bebannya berat, melainkan karena lebih tahan benturan dan tidak mudah terangkat oleh hantaman di tepinya.
  • Pola pasang tulang ikan dengan keping 10,5 x 21 membuat tepi keping tidak berjajar lurus searah tarikan. Ganco yang meleset tidak menyusuri satu nat panjang yang sama.
  • Sediakan landasan karet tebal atau papan kayu keras di titik balok diturunkan dari truk. Benturannya ditahan landasan, bukan keping.
  • Ganti landasan itu kalau sudah robek. Landasan yang robek menyimpan air dan kotoran, lalu menjadi licin.

Soal pola pemasangan dan kekuatannya terhadap gaya geser ada di pola pemasangan paving block.

Paving block 10,5 x 21 cm abu natural untuk jalur seret balok es dengan pola tulang ikan di pabrik es batu
Paving 10,5 x 21 abu natural. Dipasang dengan pola tulang ikan, tepi keping tidak berjajar lurus searah tarikan ganco.

Memecah Es di Atas Lantai

Depot dan pengecer es sering memecah balok menjadi potongan kecil untuk dijual ke warung, penjual minuman, atau pedagang ikan. Cara paling umum adalah memukul balok dengan palu besar atau membelahnya dengan pahat. Kalau ini dikerjakan langsung di atas paving, pukulan yang menembus balok mengenai keping di bawahnya. Setelah beberapa bulan, satu petak di depan depot penuh keping retak dan gompal.

Penyelesaiannya sederhana dan murah: sediakan meja pecah es atau alas kayu tebal yang diangkat dari lantai. Pekerja memecah es di atas alas itu, bukan di atas paving. Kalau memakai mesin penghancur es, pastikan mesin berdiri di atas dudukan cor sendiri, karena getaran mesin yang terus-menerus menggeser keping di sekitarnya. Kami pernah melihat mesin penghancur yang ditaruh langsung di atas paving, dan dalam beberapa bulan keping di bawah kakinya sudah turun dan miring. Penjelasan soal getaran dan beban diam ada di beban titik di atas paving block.

Air Lelehan yang Tidak Pernah Berhenti

Ini yang membuat halaman pabrik es berbeda dari halaman usaha lain. Halaman rumah basah ketika hujan. Halaman pabrik es basah setiap hari, dari pagi sampai siang, karena setiap balok meneteskan air lelehan sepanjang jalurnya. Truk dan motor pengecer yang menunggu antrean juga meneteskan air dari bak muatannya.

Akibat yang kami temui:

  • Lumut hijau dan lapisan licin tumbuh di jalur yang selalu basah, terutama di bagian yang teduh di dekat dinding pabrik.
  • Nat di jalur air terus tergerus. Air yang mengalir di permukaan membawa pasir nat sedikit demi sedikit.
  • Serbuk gergaji yang dipakai untuk menutupi es di bak truk ikut jatuh, bercampur air, masuk ke nat, dan membusuk. Nat yang tersumbat serbuk gergaji tidak lagi mengunci keping dan menjadi tempat jamur tumbuh.

Karena itu, kemiringan halaman pabrik es harus lebih tegas daripada halaman rumah. Air harus segera mengalir ke saluran, bukan tinggal di permukaan. Saluran tepi sebaiknya terbuka atau bertutup yang bisa diangkat, karena serbuk gergaji dan pasir akan menumpuk dan perlu dikuras rutin. Penjelasan lebih lengkap ada di drainase paving block.

Untuk melawan licin, kami menyarankan keping abu natural yang permukaannya sedikit kasar di jalur pekerja. Keping halus terlihat lebih rapi, tetapi di jalur yang selalu basah, permukaan kasar lebih aman bagi pekerja yang menarik balok sambil berjalan mundur. Penyebab dan cara menangani permukaan licin kami bahas di paving block untuk area basah dan berminyak.

Kanstin saluran S beton untuk mengalirkan air lelehan es di tepi halaman paving block pabrik es
Kanstin saluran S. Air lelehan dari jalur seret balok es segera dialirkan ke tepi, sebelum lumut sempat tumbuh di permukaan keping.

Truk Pengangkut dan Motor Pengecer

Pembeli es datang dengan dua jenis kendaraan. Truk atau pikap dari pedagang ikan, pasar, dan agen besar mengambil puluhan balok sekaligus. Motor pengecer membawa satu atau dua balok dalam kotak styrofoam atau karung di boncengan. Keduanya datang di jam yang sama, biasanya subuh sampai pagi, dan menunggu di halaman sambil antre.

Truk berhenti cukup lama di depan pintu pengambilan. Bak truk yang basah meneteskan air lelehan ke titik yang sama setiap hari, dan roda truk yang berhenti di situ menekan keping di tanah yang selalu lembap. Tanah pondasi yang terus basah lebih mudah turun. Di titik ini kami menyarankan keping 8 cm dengan pondasi sirtu yang dipadatkan lebih tebal, dan kalau memungkinkan, pelat cor di posisi roda truk saat bongkar muat.

Motor pengecer jauh lebih ringan, tetapi jumlahnya banyak dan datang bersamaan. Mereka biasanya parkir berjajar di satu sisi halaman. Keping 6 cm sudah cukup untuk bagian ini. Yang penting, tempat parkir motor tidak berada di jalur air lelehan, supaya pengecer tidak berdiri di genangan saat memuat es.

Pisahkan jalur truk dan jalur motor sejak awal. Halaman pabrik es yang tidak membagi jalur biasanya ramai sekali di pagi hari, dan motor yang menunggu menghalangi truk yang mundur ke pintu. Pengalaman mengatur halaman yang dilalui truk ada di paving block yang dilewati truk.

Ruang Simpan dan Pintu Peti Pendingin

Banyak depot es punya peti atau ruang pendingin untuk menyimpan balok yang belum terjual. Pintunya dibuka dan ditutup berkali-kali, dan setiap kali dibuka, udara dingin dan air kondensasi keluar. Lantai di depan pintu peti pendingin selalu lembap, bahkan di siang hari yang panas.

Di sini kami menyarankan lantai depan pintu dibuat dari cor selebar kurang lebih satu meter, lalu disambung ke paving. Alasannya, lantai depan pintu peti pendingin adalah tempat pekerja berdiri paling lama sambil mengangkat balok, dan cor yang dibuat bertekstur lebih mudah dijaga bebas lumut daripada nat paving yang selalu basah.

Mesin pendingin dan kompresor sebaiknya berdiri di atas dudukan cor tersendiri, bukan di atas keping. Selain berat, mesin ini bergetar terus selama pabrik bekerja.

Warna yang Cocok untuk Pabrik Es

Pemilik pabrik es jarang memikirkan warna, tetapi ada beberapa pertimbangan praktis:

  • Abu natural paling cocok untuk jalur seret, jalur air, dan titik bongkar truk. Noda karat dari ganco, lumut, dan bekas serbuk gergaji tidak terlalu terlihat.
  • Abu halus bisa dipakai di halaman depan dan tempat parkir motor pengecer yang lebih kering.
  • Merah atau hitam sebaiknya tidak dipakai di area yang terkena air garam. Garam yang mengkristal di permukaan meninggalkan bercak putih yang sangat kontras di keping berwarna gelap.

Bercak putih ini sering disangka jamur atau sisa semen oleh pemilik pabrik. Sebenarnya ia garam dan kapur yang terbawa air dari dalam keping ke permukaan. Pada keping abu, bercaknya hampir tidak terlihat. Penjelasan soal perubahan warna keping ada di warna paving block.

Paving block 20x20 abu natural untuk halaman pabrik es yang selalu basah oleh air lelehan
Paving 20×20 abu natural. Di halaman yang basah setiap pagi, warna abu natural menyamarkan noda karat, lumut, dan bercak garam.

Memaving Pabrik Es yang Sudah Beroperasi

Hampir semua pesanan kami dari pabrik es adalah perbaikan, bukan pabrik baru. Pabrik tidak bisa berhenti, karena pelanggan datang setiap pagi. Pekerjaan harus dilakukan tanpa menghentikan pengambilan es.

Cara yang kami lihat berhasil:

  • Bagi halaman menjadi beberapa petak. Kerjakan satu petak dalam satu atau dua hari, mulai siang setelah pengambilan selesai.
  • Mulai dari bagian yang jauh dari pintu produksi, supaya jalur seret utama tetap bisa dipakai paling lama.
  • Kerjakan jalur seret utama terakhir, dalam satu hari penuh, di hari yang paling sepi.
  • Siapkan papan atau pelat besi sementara di atas petak yang baru selesai dipasang tetapi natnya belum padat, supaya truk pagi berikutnya tidak langsung menggeser keping baru.

Urutan bertahap seperti ini kami bahas lebih lengkap di melanjutkan pekerjaan paving, dan cara memasang paving di musim hujan di pasang paving block musim hujan.

Perawatan Halaman Pabrik Es

Rutinitas yang kami sarankan, disesuaikan dengan kesibukan pekerja pabrik:

  • Setiap hari, setelah pengambilan selesai: sapu serbuk gergaji dan pasir, bilas jalur seret dengan air tawar.
  • Setiap minggu: sikat bagian yang mulai berlumut, terutama di dekat dinding dan di bawah talang. Kuras saluran tepi.
  • Setiap bulan: periksa nat di jalur seret dan titik bongkar truk. Isi ulang yang kosong.
  • Setiap kali bak air garam dikuras: bilas seluruh area yang mungkin terkena, jangan biarkan air garam mengering di permukaan.

Untuk lumut yang sudah tebal, hindari cairan pemutih pekat. Cara yang lebih aman ada di cara membersihkan paving block kusam, dan perawatan umum di perawatan paving block.

Ringkasan Pilihan Paving Block untuk Pabrik Es Batu

  • Ruang bak pembeku dan jalur air garam: lantai cor berlapis pelindung, dibatasi ambang supaya air garam tidak keluar.
  • Jalur seret balok: keping 8 cm, 10,5 x 21 abu natural, pola tulang ikan.
  • Titik bongkar truk: keping 8 cm dengan pondasi lebih tebal, atau pelat cor.
  • Parkir motor pengecer dan halaman depan: keping 6 cm, abu halus atau abu natural.
  • Depan pintu peti pendingin: cor bertekstur selebar sekitar satu meter.
  • Saluran: terbuka atau bertutup yang bisa diangkat, dengan kemiringan halaman yang tegas.

Baca Juga : Paving Block untuk Industri Tahu dan Tempe

Pertanyaan yang Sering Masuk

Apakah es yang dingin membuat paving retak?

Tidak. Es hanya menyentuh keping sebentar dan pori keping tidak sempat membeku.

Apa yang paling merusak paving di pabrik es?

Air garam dari bak pembeku, benturan ganco dan balok yang dijatuhkan, serta air lelehan yang terus mengalir.

Bagian mana yang sebaiknya dicor?

Ruang bak pembeku, depan pintu peti pendingin, dudukan mesin, dan titik bongkar truk kalau anggaran cukup.

Berapa tebal keping untuk jalur seret balok?

8 cm, supaya lebih tahan benturan.

Kenapa muncul bercak putih di keping?

Garam dan kapur yang terbawa air ke permukaan; lebih terlihat di keping merah dan hitam.

Bisakah dikerjakan saat pabrik tetap buka?

Bisa, dibagi per petak dan dikerjakan setelah pengambilan es selesai.

Memperbaiki Halaman Pabrik atau Depot Es?

Kirimkan foto halaman, letak ruang produksi, jalur seret balok, dan tempat truk serta motor pengecer berhenti. Kami bantu menyarankan bagian yang cukup dipaving, bagian yang sebaiknya dicor, dan urutan pengerjaan supaya pabrik tetap bisa melayani. Tempat produksi kami di Jl. Raya Kedawung 99, Ngijo, Karang Ploso, Malang. Pilihan keping ada di halaman paving block.

Tinggalkan komentar