Seorang pelanggan di daerah Dau pernah mengirim foto halamannya yang baru tiga bulan dipaving. Di sepanjang pagar, nat antar keping sudah kosong, dan di satu sudut dekat pohon mangga ada lubang kecil di bawah keping yang mulai miring. Ia mengira paving yang kami kirim kurang bagus atau tukangnya kurang rapi. Setelah kami datang dan melihat, penyebabnya ternyata sedang tiduran di teras: dua ekor anjing kampung yang setiap sore menggali di tempat yang sama.
Hewan peliharaan jarang masuk hitungan saat orang merencanakan halaman. Padahal anjing, kucing, dan ayam berinteraksi dengan paving block setiap hari, dengan cara yang tidak pernah dilakukan manusia: menggali, mengais, buang air di titik yang sama, berbaring di permukaan yang panas, dan mencakar tepi. Tulisan ini mengumpulkan yang kami lihat di halaman pelanggan yang punya hewan, dan apa yang bisa dilakukan sejak perencanaan.
Anjing: Menggali di Tepi dan di Titik yang Sama
Anjing menggali karena beberapa alasan: bosan, mencari tempat sejuk untuk berbaring, menyembunyikan makanan, atau mengejar bau tikus dan serangga di bawah tanah. Di halaman tanah, galiannya membuat lubang. Di halaman paving, anjing tidak bisa menggali dari atas keping, tapi ia bisa menggali di tempat yang lunak: nat berpasir, tepi hamparan yang bertemu tanah, dan celah di bawah kanstin.
Dari yang kami amati, galian anjing hampir selalu mulai dari tiga tempat. Pertama, tepi hamparan di sepanjang pagar atau taman, terutama kalau tidak ada kanstin dan paving langsung bertemu tanah. Kedua, di sekitar pohon atau pot besar, karena tanahnya lembap dan sejuk. Ketiga, di titik tempat anjing biasa berbaring, karena ia mengais-ngais sebelum rebahan.
Dari tepi yang terbuka, anjing menggali ke bawah keping dan menarik keluar pasir alasnya. Setelah pasir alas hilang, keping di atasnya kehilangan dudukan, lalu miring atau turun saat diinjak. Kalau dibiarkan, lubang di bawah keping bisa merambat beberapa keping ke dalam, dan dari luar hampir tidak terlihat sampai ada yang goyang.
Yang Bisa Dilakukan
Kunci semua tepi dengan kanstin yang ditanam cukup dalam. Kanstin bukan hanya pengunci agar keping tidak bergeser ke samping, tapi juga dinding penahan yang menghalangi anjing menggali dari tepi ke bawah hamparan. Kanstin yang dipasang di atas pasir tanpa dudukan cor mudah digali dari bawah. Untuk rumah dengan anjing yang suka menggali, dudukan kanstin sebaiknya dicor, dan bagian bawahnya masuk ke tanah beberapa senti lebih dalam dari lapisan pasir alas. Cara memasang kanstin pengunci ada di kanstin sebagai pengunci paving block.
Beri anjing tempat menggali yang memang boleh digali. Terdengar lucu, tapi ini saran yang sering diberikan dokter hewan dan pelatih anjing, dan dari yang kami lihat memang bekerja. Satu petak tanah atau pasir di pojok halaman, dibatasi kanstin, dan jauh dari hamparan paving. Anjing yang punya tempat menggali cenderung tidak menggali di tempat lain.
Pakai nat yang lebih padat di bagian halaman tempat anjing sering berbaring. Pasir halus yang lepas mudah dikais. Abu batu yang dipadatkan dengan baik jauh lebih sulit digali. Di titik yang benar-benar menjadi sasaran, nat bisa dikunci dengan campuran semen dan pasir kering. Pembahasan tentang bahan nat ada di nat paving block dan pengisian ulang.

Air Kencing di Titik yang Sama
Ini masalah yang jarang dibicarakan tapi sering kami lihat. Anjing jantan menandai wilayah dengan kencing di tempat yang sama setiap hari: di tiang pagar, di pojok pot, di roda mobil, atau di tepi kanstin. Kucing juga punya titik tetap. Setelah beberapa bulan, titik-titik ini menunjukkan tiga gejala.
Pertama, noda. Air kencing meninggalkan bercak kekuningan atau keputihan di permukaan keping, terutama di paving warna merah dan hitam. Bercak keputihan ini sebagian berasal dari garam mineral dalam air kencing yang mengering di permukaan, sebagian lagi dari kapur dalam beton yang terangkat ke permukaan karena sering basah dan kering. Di paving abu natural, bercaknya lebih samar.
Kedua, bau. Seperti di area sampah, baunya bukan dari keping, tapi dari nat berpasir yang menyerap air kencing dan tidak pernah benar-benar bersih saat disiram. Di musim kemarau, saat halaman panas, bau ini lebih terasa.
Ketiga, lumut dan permukaan yang mulai kasar. Titik yang selalu basah dan kaya zat organik menjadi tempat lumut tumbuh lebih cepat dari bagian halaman lain.
Yang Bisa Dilakukan
Kalau titik kencing anjing sudah bisa ditebak, misalnya tiang pagar di pojok, sisakan area kecil di sekitar tiang itu yang tidak dipaving. Isi dengan kerikil atau tanah dengan rumput. Kerikil mudah disiram dan airnya langsung turun ke tanah, dan bila bau, lapisan atasnya bisa diganti. Ini jauh lebih mudah dirawat daripada nat paving.
Kalau tidak memungkinkan, siram titik itu dengan air biasa setiap hari, segera setelah anjing kencing kalau bisa. Air mengencerkan air kencing sebelum mengering dan mengendap. Jangan menyiram dengan pemutih atau pembersih asam setiap hari, karena itu mengikis permukaan keping. Untuk membersihkan noda yang sudah terlanjur ada, cara yang kami pakai ada di cara membersihkan paving block kusam.
Pertimbangkan kemiringan di sekitar titik itu. Kalau titik kencing berada di bagian halaman yang tinggi, air kencing yang tidak disiram akan mengalir melewati bagian halaman lain dan meninggalkan jejak. Sebisa mungkin, arahkan kemiringan dari titik itu langsung ke saluran. Prinsip kemiringan halaman ada di drainase halaman paving block.
Kucing: Nat Pasir Jadi Kotak Pasir
Kucing punya naluri mengubur kotorannya di tanah atau pasir yang gembur. Hamparan paving dengan nat berpasir yang baru disapukan adalah undangan yang sangat menarik, apalagi kalau nat masih lebar dan pasirnya belum padat. Kucing tidak bisa mengubur di nat selebar beberapa milimeter, tapi ia akan mengais-ngais di sana dan buang air di sekitarnya. Pasir di tepi taman, di sisa urugan yang belum dipaving, atau di bawah tumpukan keping cadangan jauh lebih menarik lagi.
Masalah ini paling sering muncul di minggu-minggu pertama setelah pemasangan, saat pasir nat masih banyak di permukaan. Kucing kampung di sekitar rumah, bukan hanya kucing sendiri, akan datang dan menjadikan halaman baru sebagai tempat buang air. Setelah beberapa minggu, saat pasir sudah masuk ke nat dan dipadatkan, biasanya masalahnya berkurang.
Yang bisa dilakukan: setelah nat diisi, sapu bersih sisa pasir di permukaan, jangan dibiarkan berhari-hari. Kalau ada area tanah atau pasir yang belum selesai dikerjakan, tutup sementara dengan terpal atau papan. Dan kalau punya kucing sendiri, sediakan kotak pasir di tempat yang teduh supaya ia tidak mencari tempat di halaman.
Baca Juga : Semut, Tikus, dan Hewan di Bawah Paving Block
Ayam dan Unggas: Mengais Nat Setiap Hari
Di banyak rumah di pinggiran Malang, ayam kampung dilepas di halaman. Ayam mengais tanah untuk mencari cacing dan serangga, dan ia akan mengais nat paving dengan cara yang sama. Dibanding anjing, ayam tidak menggali dalam, tapi ia melakukannya setiap hari, di seluruh halaman. Dalam beberapa bulan, nat di bagian halaman yang sering didatangi ayam akan kosong sampai beberapa senti ke bawah.
Nat yang kosong membuat keping kehilangan ikatannya. Keping mulai bergeser sedikit saat dilindas motor atau mobil, dan bunyi “tok” khas keping yang goyang mulai terdengar. Kami menulis tentang gejala ini di paving block goyang dan berbunyi.
Selain nat, kotoran ayam juga menjadi masalah. Kotoran ayam cukup asam dan, kalau dibiarkan menumpuk di tempat yang sama, meninggalkan noda dan membuat permukaan paving kusam. Ayam biasanya bertengger dan buang kotoran di tempat yang sama setiap malam, jadi kandang atau tempat bertengger sebaiknya tidak di atas paving.
Kalau ayam memang dipelihara di halaman, beberapa hal membantu. Isi nat dengan abu batu yang dipadatkan, bukan pasir halus. Periksa nat setiap beberapa bulan dan isi ulang di bagian yang kosong. Pisahkan area ayam dengan pagar rendah dari area paving yang dilewati kendaraan. Untuk kandang ayam atau ternak yang lebih besar, pembahasannya ada di paving block untuk lantai jemur dan kandang.

Panas di Telapak Kaki Hewan
Paving block yang terkena matahari langsung di siang hari bisa sangat panas. Kami pernah mengukur permukaan paving hitam di halaman terbuka pada pukul satu siang di musim kemarau, dan suhunya jauh di atas suhu udara. Manusia memakai sandal. Anjing dan kucing tidak.
Anjing yang dibiarkan di halaman terbuka pada siang hari akan mencari tempat teduh, dan kalau tidak ada, ia akan gelisah dan terus berpindah. Telapak kaki anjing bisa terluka kalau dipaksa berjalan lama di permukaan yang terlalu panas, misalnya saat diajak keluar pada tengah hari. Cara sederhana mengeceknya: tempelkan punggung tangan Anda ke permukaan paving selama beberapa detik. Kalau Anda tidak tahan, telapak kaki anjing juga tidak.
Untuk halaman yang dipakai hewan sepanjang hari, beberapa hal membantu. Pilih warna terang seperti abu halus atau abu natural untuk area tempat hewan berbaring, karena warna gelap menyerap panas lebih banyak. Sediakan area teduh, bisa dari kanopi, pohon, atau atap teras. Siram halaman di sore hari saat panas, yang juga membantu mengurangi bau. Pembahasan lebih lengkap tentang panas dan silau paving ada di paving block panas dan silau.

Kandang di Atas Paving
Banyak pemilik anjing memasang kandang besi di halaman atau carport, dan kandang itu berdiri di atas paving. Ada beberapa hal yang kami lihat berulang.
Kandang besi dengan alas pelat atau kaki kecil menekan paving di empat titik. Kandang besar yang berisi anjing dewasa, ditambah wadah air dan makanan, cukup berat, dan karena tidak pernah dipindah, keping di bawah kakinya perlahan turun. Hasilnya kandang miring, dan saat dipindahkan terlihat empat cekungan kecil. Masalah beban diam seperti ini kami bahas di beban titik pada paving block. Solusinya sederhana: letakkan kaki kandang di atas papan atau pelat yang lebih lebar untuk menyebar beban.
Kandang yang dicuci setiap hari menghasilkan air sabun dan sisa kotoran yang mengalir ke paving di sekitarnya. Seperti area sampah, air ini meninggalkan noda di jalurnya dan meresap ke nat. Kalau kandang permanen, lantainya lebih baik dicor dengan kemiringan dan saluran sendiri, lalu paving mengelilinginya. Kalau kandang bisa dipindah, geser posisinya beberapa bulan sekali supaya tidak ada satu titik yang terus-menerus basah.
Kandang di bawah kanopi atau di carport yang tertutup juga membuat udara lembap. Keping di bawah kandang yang tidak pernah terkena matahari akan berlumut, terutama di sisi yang teduh. Bersihkan lebih sering dari bagian halaman yang lain.
Mencakar dan Menggigit Tepi Keping
Anjing muda yang sedang tumbuh gigi terkadang menggigit apa saja, termasuk tepi keping paving yang lepas atau kanstin yang gompal. Ini jarang menjadi masalah besar untuk paving, tapi bisa membahayakan gigi anjing. Kalau ada keping yang tepinya gompal atau ada potongan kecil yang lepas, ganti atau tanam lebih rapat supaya tidak bisa diambil.
Cakar anjing besar yang berlari dan berhenti mendadak di atas paving juga bisa mengikis permukaan secara perlahan, sama seperti gesekan roda. Di halaman biasa, ini tidak terasa. Di tempat penitipan hewan atau tempat latihan anjing yang dipakai banyak anjing setiap hari, permukaan paving di jalur lari akan lebih cepat halus dan mengilap. Pada kondisi seperti itu, permukaan yang lebih halus bisa menjadi licin saat basah, dan anjing lebih mudah tergelincir.
Merencanakan Halaman untuk Rumah dengan Hewan
Kalau Anda punya hewan dan sedang merencanakan halaman paving, beberapa keputusan ini bisa dibuat sejak awal dan hampir tidak menambah biaya:
Tentukan area hewan. Di mana anjing biasa tidur, di mana kandang akan diletakkan, di mana titik kencingnya. Area ini diperlakukan berbeda dari bagian halaman yang lain.
Kunci semua tepi dengan kanstin yang cukup dalam, terutama di sepanjang pagar dan taman.
Pilih nat yang padat, dan periksa lebih sering dari halaman biasa, terutama di tahun pertama.
Sisakan satu area lunak untuk hewan: petak tanah untuk menggali, kerikil untuk titik kencing, atau rumput untuk berbaring. Area ini membuat hewan tidak “mengambil” bagian halaman yang lain.
Pilih warna yang pemaaf terhadap noda dan tidak terlalu panas di area hewan. Abu natural paling aman.
Sediakan air untuk menyiram di dekat area hewan, supaya penyiraman setiap hari tidak terasa merepotkan.
Kalau halaman nanti juga dipakai anak-anak bermain, beberapa pertimbangannya mirip, dan kami membahasnya di paving block untuk area bermain anak. Untuk memperbaiki keping yang sudah miring atau ambles karena galian, langkah-langkahnya ada di memperbaiki paving block ambles setempat.
Untuk pilihan bentuk, warna, dan tebal paving block yang kami cetak, lihat halaman paving block.
Baca Juga : Paving Block di Area Tempat Sampah
Pertanyaan yang Sering Masuk
Kenapa anjing selalu menggali di tepi paving?
Tepi tanpa kanstin adalah bagian yang paling lunak. Kunci tepi dengan kanstin yang ditanam lebih dalam dari pasir alas.
Bagaimana mengatasi bau kencing anjing di paving?
Siram titik itu dengan air setiap hari. Bau berasal dari pasir nat, jadi ganti atau padatkan natnya bila perlu.
Kenapa kucing buang air di halaman yang baru dipaving?
Sisa pasir nat di permukaan menarik kucing. Sapu bersih sisa pasir segera setelah nat diisi.
Apakah ayam bisa merusak paving?
Ya, ayam mengais nat sampai kosong sehingga keping goyang. Pakai abu batu padat dan isi ulang nat secara berkala.
Warna paving apa yang cocok untuk rumah dengan hewan?
Abu natural. Noda tidak mencolok dan tidak sepanas warna gelap.
Bolehkah kandang anjing diletakkan di atas paving?
Boleh, tapi alasi kaki kandang dengan papan atau pelat lebar dan geser posisinya berkala. Kandang permanen lebih baik berlantai cor.
Punya Hewan dan Merencanakan Halaman Paving?
Ceritakan hewan apa yang ada di rumah, di mana biasanya ia berada, dan bagaimana halaman akan dipakai. Kami bantu memilih paving block, kanstin, dan bahan nat yang sesuai. Contoh keping bisa dilihat langsung di tempat produksi kami di Jl. Raya Kedawung 99, Ngijo, Karang Ploso, Malang.